Wednesday, June 28, 2017

Cara membuat meja dapur sesuai keinginan kamu ajah

Untuk seseorang pria, yaitu begitu baik apabila mempunyai waktu senggang lakukan hoby serta kesukaannya, menurut teori 'man's cave', bekerja sendiri atau waktu senggang sendiri diperlukan pria supaya bisa meredakan emosi-emosi yg tidak dikehendaki dan menjernihkan fikiran untuk lalu merampungkan beberapa masalah dengan tambah baik. Kebetulan buat saya sendiri, cukup hoby untuk buat benda-benda sendiri dari kecil, serta kebetulan karna tempat tinggal yang dihuni belumlah ada kitchen set serta meja makannya, jadi saya berinsiatif untuk buat sendiri, walau dengan cukup banyak kesusahan jadi amatir. Kitchen set simpel ini mungkin tidak dapat dibanding dengan adanya banyak kitchen set yang di buat tukang-tukang sewaan saya umumnya. Namun saya sukai memerhatikan bagaimana mereka bekerja serta muncul hasrat untuk buat sendiri kitchen set serta meja makannya. Ya meskipun tidak sesempurna pekerjaan tukang yang telah pengalaman, sekurang-kurangnya setiap saat saya bisa berbangga kalau ini yaitu hasil karya tangan saya sendiri :)







Berikut keadaan dapur saya sebelumnya buat ruangan dapur dibelakang tempat tinggal.

Umum, tempat tinggal baru dengan keadaan belum juga komplit serta belumlah ada kitchen set, pernah buat sekitaran 3 bln. hidup di rumah jadi kurang komplit. Sesudah seringkali kerjakan kitchen set untuk sebagian client, walau tidak kerjakan sendiri, saya juga menginginkan membuat kitchen set saya sendiri karna kebetulan kegemaran buat benda-benda sampai saat ini. Baiklah, untuk mengawalinya, mari kita saksikan satu persatu sistem pembuatan kitchen set ini.

Pertama yang diperlukan yaitu ruang yang juga akan digunakan jadi ruangan dapur serta ruangan makan dalam satu ruang. Rencana yang juga akan di buat yaitu rencana dapur yang menyatu dengan ruangan makan sekalian, jadi sesudah memasak dapat segera disajikan. Berhubung tempat tinggal kami yaitu tempat tinggal mungil di perumahan, jadi tidaklah terlalu sesuai sama buat kitchen set besar dengan satu set meja makan, serta karena itu saya memeras otak untuk mendesain kitchen set yang sederhana serta dapat mewadahi semuanya kesibukan memasak serta makan untuk keluarga kecil.

Berikut keadaan dapur mungil saya, kebetulan semuanya juga saya bikin sendiri dibantu tukang serta sisa-sisa kayu pekerjaan tempat tinggal. Dindingnya beberapa memakai dinding bata tanpa ada diplaster, serta tegelnya yaitu teraso sisa dari bongkaran tempat tinggal ibu saya.



Kitchen set di atas, terang bukanlah kitchen set yang begitu mutakhir, tetapi saya fikir cukup untuk keluarga kecil saja, dengan peralatan seperti berikut :

1. Satu sink merk Royal segera jadi yang dibeli di Depo Bangunan. Kabinet dibawahnya telah segera ada dengan sinknya, jadi kita beli sink ini telah ada kabinet bawahnya. Harga nya di bawah 2 juta, waktu saya beli saat itu sekitaran 1, 6jt. Websitenya dapat diliat satu diantaranya di http :// royalkitchenset. com /. Terdapat beberapa yang jual kitchen set Royal ini dengan beragam bentuk, sarana serta ukuran, serta kebetulan saya beli ini di Depo Bangunan.

2. Rack atas yang di buat dari sisa kayu papan untuk menempatkan beragam kepentingan dapur seperti botol bumbu. Rack ini di buat oleh tukang pekerja umum tanpa ada ketrampilan kayu yang baik. Karna memiliki bentuk simpel saja serta fungsional, jadi memanglah tidaklah terlalu sulit.

3. Kompor listrik. Nah ini yaitu pilihan saja, karna umumnya orang memasak dengan bahan masakan yang komplit serta langkah memasak yang lama serta repot, peluang kurang cocok memakai type pemanas ini. Kebetulan yang saya gunakan ini yaitu kompor listrik yang sesungguhnya yaitu coffee heater saja, dengan kekuatan untuk memanaskan serta menghangatkan. Kompor listrik ini mungil serta tidak perlu banyak tempat. Kompor listrik konduksi Krisbow (beli di Ace Hardware) yang saya miliki ini dengan daya 450watt setiap tungkunya. Kompor atau pemanas ini dimaksud juga hotplate (bila tidak salah), serta menyerap daya yang begitu irit. Pemakaian keseharian cukup hemat listrik. Dibanding dengan kompor induksi yang beredar banyak di market (apabila belum juga tahu kompor induksi, cobalah googling dahulu) kompor ini cukup hemat, karna kompor induksi umumnya menelan daya 4000-6000watt per tungku.



Saya pilih hotplate dengan dua tungku begini karna aspek keringanan serta tidak mesti beli gas. Kompor ini kurang pas untuk ibu-ibu yang langkah memasaknya sukai mutakhir (baca : ramai), tetapi pas buat mereka yang memasak makanan bebrapa gampang, atau untuk sekedar berjaga waktu gas habis serta tetaplah menginginkan memasak.

Type ini sesungguhnya adalah pemasak air dengan dua tombol untuk masing2 tungkunya, tombol merah untuk mendidihkan (panas - 450 watt), tombol hijau untuk menghangatkan (60 watt). Dengan menyalakan ke-2 tombol dapat dibuktikan panas lebih cepat. Mempunyai juga peranan mati automatis apabila sangat panas. Material pemanas cukup solid (bukanlah kumparan) serta tidak gampang rusak dibanding kompor konduksi yang menggunakan kumparan.

Tak ada problem dengan peranan menggoreng, bekerja dengan begitu baik seperti kompor gas. Ditambah dengan memakai kompor listrik perlengkapan masak juga akan senantiasa bersih tanpa ada jelaga maupun sisa gas.

Kekurangannya yaitu kompor listrik ini cuma sesuai sama untuk perlengkapan dengan permukaan bawah datar serta berdiameter maksimum sekitaran 16cm (sisi bawah). Perlengkapan itu harus juga dari type yang solid hingga ada panas yang menebar rata dibagian bawahnya. Saya memperoleh perlengkapan masak yang dapat dipakai di Informa.

4. Sisi beda saya bikin dengan material sisa-sisa pembangunan tempat tinggal, seperti meja kayu dari palet.





Photo di atas tunjukkan kitchen set yang memakai material umum saja. Kebetulan saya tidak miliki beberapa photo waktu membuatnya, jadi hasil pada akhirnya saja yang saya tunjukkan. Selanjutnya memijak ke pembuatan meja makan serta rack dalam satu kesatuan yang memiliki bentuk saya bikin serupa seperti meja bar saja, dengan material simpel yang gampang diperoleh.



Awalannya yaitu 4 lembar multipleks dengan tidak tipis 1, 5cm.


Multipleks diukur dengan pertolongan meteran untuk dipotong.


Terkadang kita butuh mengukur dengan detil.


Klem diperlukan untuk menjadikan satu papan yang juga akan dipotong dengan jigsaw jadi relnya.


Klem dipakai terkadang untuk buat hasil gergaji jigsaw lebih lurus dengan memakai papan beda jadi rel.


Step pemotongan dengan jigsaw machine, gergaji mesin. Anda dapat juga memakai gergaji manual atau gergaji mesin type bundar.


Ini hasil potongan-potongan sisi meja.


lapisi permukaan yang dikehendaki dengan sheet plastik motif kayu.


Sisi multipleks dapat dilapisi dengan sheet dengan motif kayu. Sheet ini harga nya murah sekitaran Rp30rb/mtr..


Sistem pemasangan meja, diatasnya di beri granit tile ukuran 60x60cm dengan motif granit merah. Langkah tersebut alternatif gampang serta cepat dibanding dengan pesan granit batu alam yang sesungguhnya, tetapi kekurangannya yaitu ada garis antar granit tile.


Sisi siku dalam, untuk memudahkan membuat lembaran-lembaran sisi meja, dikaitkan dengan siku-siku kecil.


Langkah menempatkan sikunya dengan disekrup. Ini juga akan jadi sisi dalam yg tidak tampak dari 'luar' atau sisi yang digunakan jadi ruang makan.


Ini yaitu hasil akhir dari meja makan sekalian meja bantu untuk pekerjaan memasak, dengan modul 60x180cm, diatasnya mempunyai topping granit tile. Meja dapat dipakai untuk 2 orang di bagian yang ada daun mejanya. Umumnya apabila ada tamu atau lebih dari 2, saya atau istri juga akan duduk di bagian dapur serta makan di sini.


Terakhir saya buat lampu hias untuk lengkapi meja ini dengan memakai sisa kaleng serta stiker kaca. Sisi dalamnya ada lampu.



Lampu-lampu yang belum juga dipasang tampak menggelantung kabel, di bawah atap simpel yang di buat dari bambu-bambu yang ditutup polykarbonat diatasnya. Keunggulan dari atap polycarbonat yaitu dia dapat melanjutkan sinar serta tidak merasa panas karna berniat bagian beda yang menghadap taman ditutup cuma dengan gorden bambu.


Apabila gorden bambu di buka serta ditambahkan elemen beda, umpamanya seperti karpet serta tempat duduk, dapat jadi ruang baru untuk bersantai. Proyek pembuatan meja dapur ini menelan sekitaran 4 weekend, serta ditangani pada saat luang saja di saat weekend.

Nah, untuk pembaca sekalian, apa proyek akhir minggu Anda?

No comments:

Post a Comment